Tindakan Aborsi dan REMAJA

 

Tindakan Melakukan Aborsi adalah: Berakhirnya suatu kehamilan (oleh akibat-akibat tertentu) sebelum buah kehamilan tersebut mampu untuk hidup di luar kandungan/kehamilan yang tidak dikehendaki atau diinginkan.

Aborsi itu sendiri dibagi menjadi dua, yaitu aborsi spontan dan aborsi buatan.
  1. Aborsi spontan adalah aborsi yang terjadi secara alami tanpa adanya upaya-upaya dari luar (buatan) untuk mengakhiri kehamilan tersebut.
  2. Sedangkan aborsi buatan adalah aborsi yang terjadi akibat adanya upaya-upaya tertentu untuk mengakhiri proses kehamilan. Seperti minum Obat Aborsi Cytotec atau dilaksankan di sebuah klinik aborsi yang mana mereka dengan sengaja menggugurkan kandungan mereka sendiri.
Aborsi tetap saja menjadi masalah kontroversial, tidak saja dari sudut pandang kesehatan (medis) saja, tetapi juga dari sudut pandang hukum dan agama masih mengecam adanya Tindakan Aborsi dan aborsi sendiri pada kalangan pasutri biasanya dilakukan atas indikasi medis yang berkaitan dengan ancaman keselamatan jiwa atau adanya gangguan kesehatan yang berat pada diri si ibu itu sendiri, misalnya tuberkulosis paru berat, asma, diabetes, gagal ginjal, hipertensi, bahkan biasanya terdapat dikalangan pecandu (ibu yang terinfeksi virus).

Aborsi di kalangan remaja masih merupakan hal yang masih sangat tabu, jangankan untuk dibicarakan apalagi untuk dilakukan. jadi jangan sekali-kali wahai kaum remaja melakukan aborsi sendiri tanpa adanya bantuan dari medis, efeknya terlalu berbahaya bagi diri kami sendiri.

Aborsi itu sendiri ada 3 macam:
  1. ME (Menstrual Extraction) : Dilakukan 6 minggu dari menstruasi terakhir dengan penyedotan ( . Tindakan aborsi ini sangat sederhana dan secara psikologis juga tidak terlalu "berat" karena masih dalam bentuk gumpalan darah, belum berbentuk janin.
  2. Diatas 12 minggu, masih dianggap normal dan termasuk tindakan aborsi
    yang sederhana.
  3. Aborsi diatas 18 minggu, tidak dilakukan di klinik tetapi di rumah sakit besar. Tetapi bagi kalangan pecandu atau pekerja seks aborsi seringkali terjadi saat usia kehamilan sudah diatas 18 minggu. Biasanya mereka akan mendatangi klinik-klinik yang mereka ketahui dan mereka seringkali tidak memikirkan efek samping bagi tubuh mereka sendiri. Mereka melakukan aborsi ini karena mereka tidak menginginkan kehamilan tersebut dan terkadang mereka melakukan ini karena tidak ingin menularkan virus pada bayi mereka, dikarenakan sebagian dari mereka mengetahui bahwa mereka telah terinfeksi virus, tetapi bagaimana jika mereka tidak mengetahui jika mereka terinfeksi virus dan menginginkan bayi tersebut lahir? Ada juga dari mereka yang memilih cara-cara alternatif, seperti melakukannya sendiri dengan meminum Obat Aborsi yang kian marak dijual-belikan, bahkan ada yang agresif seperti loncat-loncat, mengurut perut mereka dengan Cara Pijat Aborsi Sendiri, sampai memasukan benda-benda tertentu kedalam rahim dan ada juga meminta bantuan orang yang mampu mengatasi hal tersebut seperti mendatangi dukun dan sebagainya.
Di Indonesia sendiri Obat Penggugur Kandungan tidak asing lagi. Semakin banyaknya pecandu yang ada dan banyaknya juga pekerja seks maka tingkat pengguguran kandungan pun semakin meningkat. Dan ini yang harus kita waspadai dan perhatikan. Sebaiknya jika ingin melakukan aborsi diperhatikan dahulu apa memang perlu adanya tindakan aborsi tersebut.

Remaja hamil, baik yang menempuh aborsi maupun yang meneruskan kehamilannya, membutuhkan banyak biaya untuk pelaksaan aborsi atau untuk perawatan kehamilan dan melahirkan. Biaya yang dibutuhkan untuk pelaksanaan aborsi bekisar antara Rp 500.000 itu dengan bantuan Obat Cytotec yang khusus umur 1 bulan dan jika usia kandungan mereka melebihi ditasnyanya, maka harganya pun berkelipatan. Namun jika seumpamanya kamu melaksankan aborsi di sebuah klinik aborsi atau dokter specialis aborsi, maka budget taksirannya adalah sekitar 5 juta bahkan lebih dari semua itu, belum lagi masalah konsultasi, harus memerlukan uang yang cukup mahal, karena semua itu prosedur yang sudah ditetapkan bagi mereka yang mau menangani pengguguran kandungan anda.

Remaja yang meneruskan kehamilan membutuhkan biaya perawatan kehamilan dan kelahiran anaknya. Berbeda dengan remaja yang melakukan aborsi, remaja yang melahirkan anak umumnya mendapatkan bantuan dari orang tua . Dari responden yang melahirkan, sekitar 15% biaya ditanggung bersama dengan pasangan dan 11% ditanggung oleh pasangan.

Sebagian besar mereka tidak memeriksa kandungannya secara rutin karena merasa malu keluar rumah dengan perut besar tidak lama setelah menikah atau tanpa menikah. Mereka rata-rata baru memeriksa kandungannya setelah berusia lebih dari 4 bulan. Empat bulan pertama kehamilan adalah periode yang berusaha disembunyikan dan bahkan digugurkan.

Ada 2 macam tindakan aborsi, yaitu:
  1. Aborsi dilakukan sendiri - Aborsi yang dilakukan sendiri misalnya dengan cara memakan obat-obatan yang membahayakan janin, atau dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang dengan sengaja ingin menggugurkan janin seperti halnya menenggak Obat Aborsi atau juga jamu-jamuan yang dapat menggugurkan kandungan mereka..
  2. Aborsi dilakukan orang lain - Orang lain disini bisa seorang dokter, bidan atau dukun beranak. Cara-cara yang digunakan juga beragam. Aborsi yang dilakukan seorang dokter atau bidan pada umumnya dilakukan dengan Metode Penyedotan (Suction Curettage), Metode D&C - Dilatasi dan Kerokan, PIL Obat Aborsi RU 486, dan Suntikan Methotrexate (MTX)
Sedangkan seorang dukun beranak biasanya melaksanakan aborsi dengan cara memberi ramuan alami dari jamu-jamuan atau Obat Telat Bulan pada calon ibu dan mengurut perut calon ibu untuk mengeluarkan secara paksa janin dalam kandungannya. Hal ini sangat berbahaya, sebab pengurutan belum tentu membuahkan hasil yang diinginkan dan kemungkinan malah membawa cacat bagi janin dan trauma hebat bagi ibu itu sendiri. Namun jika anda bertindak melakukan aborsi, alangkah baiknya mencari klinik yang ternama atau Obat Aborsi yang sudah mempunyai rating terbaik untuk keamanan dalam aborsi.
Tindakan Aborsi dan REMAJA 4.5 5 Raya Malika Tindakan Melakukan Aborsi adalah: Berakhirnya suatu kehamilan (oleh akibat-akibat tertentu) sebelum buah kehamilan tersebut mampu untuk hid...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to top